Si Neneng


“Neneng” itulah nama anjing saya. Saya masih ingat waktu pertama kali Neneng datang kerumah saya. Neneng bukan anjing pemberian teman ataupun dibeli di toko hewan, tapi anjing yang dibuang oleh pemilik sebelumnya. Saat itu jam 7 malam saya mendengar gonggongan anak anjing di depan rumah saya. Ternyata seekor anak anjing yang basah kuyup sedang mencoba masuk kerumah saya. Sepertinya Neneng sengaja dibuang kesungai dekat rumah saya kemudian berhasil selamat dan tersesat sampai kedepan rumah. Sejak pertama saya memungutnya, Neneng begitu sok akrab dengan saya juga bapak dan ibu saya, akhirnya neneng tinggal dirumah saya.

Satu setengah tahun berlalu, Neneng menjadi anjing remaja yang cantik (Sebab saat itu banyak anjing jantan yang nengokin Neneng di depan pintu itu tandanya Neneng Primadona anjing-anjing di sekitar rumah saya, he..He..). Neneng tumbuh menjadi anjing yang setia. Ibu saya selalu diantar kepasar olehnya sampai-sampai Neneng sempat ditabrak mobil, sejak saat itu Neneng dilarang ikut ibu saya kepasar, sampai sekarang setiap ibu saya kepasar Neneng selalu menunggu ibu di depan rumah. Neneng juga selalu ngejagain Ayu keponakan saya yang umurnya baru 2,5 tahun, setiap ayu menangis Neneng selalu ada untuknya.

Sekarang Neneng sudah punya 2 anak. Satu ras kampung seperti ibunya dan satu lagi ras kintamani seperti ayahnya(anjing tetangga). Nama anakny Pong dan Ming, dua-duanya jantan. Saat aku menulis artikel ini, Neneng sedang bermain-main dengan Pong dan Ming.

Posted by ShoZu

0 Responses to “Si Neneng”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: